Luncurkan Laskar e-PAD, Banyuwangi Optimalisasi Pelaporan dan Penerimaan Pajak

Selama ini Wajib Pajak Daerah melakukan Pelaporan Pajak sudah secara online setiap bulannya. Banyak sekali Wajib Pajak Daerah yang omzet pajaknya tinggi, akan tetapi tidak menguasai IT atau keterbatasan prasarana yang tidak memadai untuk melakukan pelaporan pajak secara online. Karena hal tersebut masih banyak wajib pajak yang melakukan pelaporan pajak secara offline dengan menulis SPT (Surat Pemberitauan Pajak) dan diserahkan kepada Koordinator di masing-masing wilayah. Selanjutnya Koordinator Wilayah menyerahkan SPT (Surat Pemberitauan Pajak) kepada Petugas di Kantor Badan Pendapatan Daerah dan menunggu petugas untuk memverifikasi laporan pajak dan mencetak SKP yang akan ditagih. Hal ini kurang efektif dan cukup memakan waktu karena jarak Koordinator di masing-masing wilayah yang cukup jauh dengan Kantor Badan Pendapatan Daerah.

Karena hal tersebut dibutuhkan sistem aplikasi untuk mempermudah dan mempercepat kinerja Koordinator Wilayah. Pokok perubahan yang akan dilakukan nantinya aplikasi tersebut akan tersedia untuk versi android agar memudahkan pengguna dalam mengakses aplikasi tersebut dimana saja.

Harapan dengan adanya Aplikasi Laskar E-pad Koordinator Wilayah dapat melakukan Pelaporan Pajak tanpa harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk menyerahkan SPT kepada Petugas Badan Pendapatan Daerah. Oleh karena itu, Badan Pendapatan Daerah menugaskan Koordinator di masing-masing wilayah untuk membantu Wajib Pajak Daerah yang SDMnya kurang dan prasarananya tidak memadai untuk melakukan Pelaporan Pajak secara Online melalui Aplikasi Laskar E-pad. Dengan adanya aplikasi ini juga dapat membantu Koordinator Wilayah dalam melakukan pengecekan tagihan pajak daerah dalam kategori SKPD, SKPDKB, SKPDN, dan SPTPD yang sudah lunas maupun yang belum lunas. Koordinator Wilayah juga dapat melihat data Wajib Pajak Daerah dan Objek Pajak Daerah. Koordinator Wilayah dapat mencetak SKP berkategori SKPD, SKPDKB, SKPDN, dan SPTPD yang akan ditagih tanpa harus ke Kantor Badan Pendapatan Daerah. Pada aplikasi ini Petugas Pendataan dapat melihat dan melakukan verifikasi hasil laporan pajak dari Wajib Pajak Daerah yang sudah dilaporkan oleh Petugas Koordinator Wilayah, dan Kasubbid Pendataan dapat melakukan tanda tangan elektronik (TTE).